
Jakarta, Cross Faith Ministry Indonesia
—
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyebut Presiden
Prabowo Subianto
menyiapkan pemberian
amnesti
bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada 17 Agustus tahun ini. Sebelum bebas penerima amnesti harus menjalani program komponen cadangan (
Komcad
).
“Mudah-mudahan ada amnesti lagi yang kedua dari Pak Presiden. Informasinya, pada 17 Agustus nanti akan ada pemberian amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan,” kata Agus dalam kegiatan kick off nasional skrining TBC di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengimbau warga binaan untuk mengikuti program pembinaan dan pembimbingan di lapas dengan baik agar berpeluang memperoleh amnesti dari Presiden.
“Saya sampaikan imbauan kepada teman-teman yang saat ini menjalani proses pemidanaan, ikuti proses pembinaan dan pembimbingan dengan baik. Mudah-mudahan dari penilaian petugas, teman-teman memperoleh kesempatan untuk mendapat amnesti dari Bapak Presiden,” ujarnya.
Menurut Agus, pemberian amnesti menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam mengatasi kelebihan kapasitas penghuni di sejumlah lapas dan rutan di Indonesia.
Ia mengatakan amnesti tersebut direncanakan menyasar warga binaan berusia di bawah 35 tahun. Penerima amnesti tidak langsung bebas, melainkan akan mengikuti program komponen cadangan (komcad) untuk membangun kedisiplinan setelah menjalani masa pemidanaan.
“Mudah-mudahan Pak Presiden, seperti saya sampaikan tadi, Agustus nanti akan memberi amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan di bawah usia 35 tahun. Tapi tidak langsung bebas, melainkan ikut komcad agar mereka disiplin,” kata Agus.
Pada 2025, Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada 1.178 terpidana. Amnesti merupakan hak prerogatif Presiden berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan memperhatikan pertimbangan DPR.
Agus juga menyinggung persoalan kelebihan kapasitas dan kepadatan penghuni di lapas maupun rutan yang berdampak pada kondisi kesehatan warga binaan, termasuk risiko penularan tuberkulosis (TBC).
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menggelar skrining TBC secara nasional di 532 lapas dan rutan di seluruh Indonesia dengan sasaran 272.573 warga binaan pemasyarakatan.
(antara/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Cross Faith Ministry]
Baca lagi: Dampak Perang Rusia-Ukraina, Burung Bersarang dari Kabel Optik Drone
Baca lagi: BPBD Sebut Cuaca Panas Picu Kebakaran TPA Jatiwaringin
Baca lagi: Toy Story 5 Diproyeksi Jadi Film Toy Story Terlaris




18 Responses
suka banget sama pelayanan nya , super duper bagus dan baik nih https://www.kufirst.center.ku.ac.th/3341-2/ , ga bakal salah
banyak ilmu yang saya dapatkan di artikel ini , silahkan cek https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B9%80%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%95%E0%B8%B1%E0%B8%A7%E0%B8%A3%E0%B9%89%E0%B8%B2%E0%B8%99%E0%B8%84%E0%B9%89%E0%B8%B2-the-premium-ku-%E0%B8%A3%E0%B8%B2%E0%B8%A2%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A3/
setelah saya melihat artikel ini banyak sekali pengalaman baru yang baru saya ketahui https://forexea.forumotion.com/f1-forex-ea-discussion
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.nsfocus.net/vulndb/14019.
mantap , artikelnya keren banget nihh http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9831-3/
saya akan kembali lagi ke halaman ini untuk melihat artikel nya , good job http://www.kufirst.center.ku.ac.th/bioactivity-webinar-series-4/
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://issuu.com/bong88living yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://www.seebug.org/vuldb/ssvid-4162 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Pembahasan yang menarik dan relevan dengan kebutuhan pembaca saat ini. https://openlab.bmcc.cuny.edu/ece-209-seminar-spring-2022-j-longley/2020/03/02/family-engagement-best-practices/
Saya berharap akan ada pembahasan lanjutan mengenai topik ini. http://www.summit-americas.org/archives/NGOlist2.htm
Pemaparan antara akar masalah dan solusi yang ditawarkan sangat seimbang.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/microbiologytalentaward2022/
Bacaan yang luar biasa bagus dan bergizi.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/pcqi-3/
Artikel ini cukup membantu menjelaskan topik yang sedang saya cari. Saya juga menemukan informasi lain di https://gravatar.com/friedfox980b9389cc.
Artikel seperti ini memang layak mendapatkan banyak pembaca. Saya juga sering menemukan informasi menarik di https://cloud-links.s3.us-west-004.backblazeb2.com/news/86enw5a3a/sitemap.html.
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di http://fatcow.com/blog/?p=1762 lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Sebuah mahakarya modern. Artikel ini sukses mendefinisikan ulang cara kita memahami topik ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9962-2/
Sangat membantu saya memahami akar phttps://fisip.unismuh.ac.id/beasiswa/ermasalahan dari topik ini.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://www.instapaper.com/p/epicureannycom yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.