
Jakarta, Cross Faith Ministry Indonesia
—
Ketua Komisi I
DPRD Jawa Barat (Jabar)
Rahmat Hidayat Djati menegaskan, tidak ada wilayah di provinsi itu saat ini yang berada di luar cakupan Tatar Sunda.
Dia menegaskan semua daerah di dalam Provinsi Jabar saat ini adalah wilayah Sunda. Hal itu disampaikannya terkait usulan mengubah nama Provinsi Jabar jadi Tatar Sunda yang telah mendapat lampu hijau dari DPRD Jabar.
“Tidak ada wilayah non-Sunda. Semua yang ada dalam cakupan Provinsi Jawa Barat sekarang ini semuanya wilayah Sunda,” kata Rahmat, Senin (6/7) dikutip dari
detikJabar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, mengutip dari
detikJabar,
kekhawatiran dari sejumlah pihak menilai usulan nama “Provinsi Sunda” berpotensi tidak merepresentasikan keberagaman identitas budaya yang ada di Jawa Barat. Salah satunya kekhawatiran dari kelompok budaya di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jabar seperti Cirebon dan Indramayu.
Meski demikian, Rahmat memastikan DPRD tidak akan membahas usulan tersebut secara sepihak. Seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok yang memiliki pandangan berbeda, akan dilibatkan dalam proses penyusunan naskah akademik hingga konsultasi publik.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar usulan perubahan nama provinsi memiliki landasan akademik dan aspirasi publik yang kuat sebelum diputuskan.
“Tentu, DPRD akan melaksanakan penyempurnaan naskah akademik, menggelar uji publik di seluruh wilayah kabupaten/kota dan mungkin saja akan melakukan survei bersama 120 anggota DPRD,” ujarnya,
Rahmat mengatakan, proses pembahasan masih panjang. Setelah rapat kerja Komisi I bersama tim pengusul beberapa waktu lalu, DPRD kini tengah menyusun skema pembahasan yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan Pimpinan DPRD.
Sementara itu, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa meluruskan bahwa banyak masyarakat salah memahami sikap DPRD setelah rapat kerja Komisi I bersama Koordinator dan Pendukung Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat.
Buky menegaskan, DPRD belum menyetujui perubahan nama Provinsi Jawa Barat, melainkan hanya menyetujui agar aspirasi tersebut dibahas melalui mekanisme yang berlaku.
“Banyak yang menangkap bahwa DPRD ini setuju. Menurut saya tingkatannya belum. Setuju itu dalam artian setuju untuk dibahas, bukan setuju untuk diganti. Nah itu salahnya di situ. Orang-orang kan berpikirnya ‘oh DPRD setuju diganti’, sehingga jadi ramai,” kata Buky, Senin awal pekan ini seperti dikutip dari
detikJabar
.
Menurut Buky, posisi DPRD saat ini sebatas menjalankan fungsi kelembagaan untuk menerima dan membahas aspirasi masyarakat.
“Posisinya itu DPRD setuju untuk membahas aspirasi yang disampaikan oleh beberapa tokoh atau elemen masyarakat terkait keinginan mengganti nama Provinsi Jawa Barat,” ujar politikus Gerindra itu.
Dia pun menegaskan pembahasan usulan tersebut masih berada pada tahap awal. Bahkan dirinya mengaku belum mempelajari naskah akademik yang disusun tim pengusul.
Menurut Buky, aspek sosiologis menjadi tantangan terbesar apabila wacana tersebut terus berlanjut. Sebab, Jawa Barat merupakan provinsi yang dihuni beragam kelompok budaya dan etnis.
“Masalah sosiologis itu apa? Ya itu harus selesai dengan masyarakat Cirebon, harus selesai dengan masyarakat Sunda Betawi. Nah, secara sosiologis itu yang paling sulit menurut saya,” ungkapnya.
Ia mengaku telah menerima berbagai respons dari masyarakat, termasuk tokoh-tokoh Cirebon yang mengaitkan wacana perubahan nama dengan keinginan pembentukan daerah otonomi baru.
“Karena ada juga yang WA ke saya dari tokoh Cirebon misalnya, ‘Kami setuju pergantian nama Provinsi Jawa Barat, selaras dengan itu kami juga ingin berdiri Provinsi Cirebon Raya. Tapi kami sangat mendukung nama Tatar Sunda, tapi seiring dengan itu kami juga ada keinginan untuk menjadi provinsi sendiri, Cirebon’,” katanya.
“Nah ini kan jadi polemik nih,” sambung Buky.
Baca berita lengkapnya
di sini.
(tim/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Cross Faith Ministry]
Baca lagi: Kewajiban Pilah Sampah di Jakarta, Apa yang Kurang?
Baca lagi: Menko Muhaimin Ingatkan Pelayanan BPJS Kesehatan Tanpa Diskriminasi
Baca lagi: Kasus Sekdin Bangkalan, Erlan Juga Banyak Dicari Orang Kasus Penipuan




13 Responses
Terbaik emang artikel-artikel di sini.https://www.coinbase.com/fr/converter/sex/krw
Penulis menunjukkan konsistensi metodologis yang sangat ketat, menjamin bahwa ilmu yang ditransfer memiliki legitimasi yang tinggi https://www.guitartricks.com/forum/t/18559/p/164178
Sebuah panduan taktis yang mengeliminasi proses trial-and-error, menghemat waktu serta energi dalam pengambilan keputusan krusial https://www.sitelike.org/similar/bazquux.com/
nona88 situs game spaceman slot terpercaya, akses langsung nona 88 atau nona88 login untuk main spaceman
coba slot gacor terpercaya via slot777 merupakan situs slot online gacor dan slot gacor 777
Wah, kayak lagi ngaca baca tulisan ini. Tepat sasaran!https://www.coinbase.com/en-gb/converter/sex/php
Bener-bener cerminan realita yang disajikan secara elegan dalam bentuk teks.https://allmyfaves.com/cakhiatvsolidexfinance
genting138 situs terbaik untuk slot depo 5000 langsung cobain depo 5000terpercaya di genting138 login
Penyampaian materinya terasa ringan sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga menemukan bacaan menarik di https://www.servethehome.com/minisforum-n5-pro-review-an-awesome-nas-platform/
.
Terima kasih atas tulisan yang menginspirasi. Saya juga membaca beberapa referensi lain melalui [http://ibiblio.org/pub/electronic-publications/linux-doc-project/linuxfocus/Nederlands/January2001/article180.shtml](http://ibiblio.org/pub/electronic-publications/linux-doc-project/linuxfocus/Nederlands/January2001/article180.shtml).
wijaya88 merupakan situs slot gacorakses langsung wijaya88 login
genting138 salah satu situs slot gacor gampang menang paling oke. akses link alternatif genting138 atau langsung genting138 login
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://kldp.org/node/60372.