
Jakarta, Cross Faith Ministry Indonesia
—
Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi
Tatar Sunda
memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD Jawa Barat resmi memberikan lampu hijau untuk melanjutkan usulan ini ke tahapan legislasi berikutnya.
Keputusan krusial dalam rangka menjaga identitas ini akhirnya mendapat respons paling konkret dari parlemen daerah setelah disepakati dalam audiensi antara Komisi I DPRD Jabar dengan sejumlah akademisi, budayawan, dan sejarawan Sunda di Ruang Komisi I, Bandung, Kamis, setelah sempat meredup pada tahun 2013, 2015, dan 2020.
“Fraksi, Demokrat, PKB, PKS, PAN, PDIP, Golkar, PPP, menyatakan setuju ke tahapan legislasi berikutnya, untuk pergantian nama Provinsi Jawa Barat. Kalau Gerinda dan Nasdem tadi sudah menyampaikan ikut saja,” ujar Ketua Komisi I DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati, setelah memimpin pertemuan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahmat menjelaskan, usulan perubahan nama provinsi ini sebenarnya telah dibahas dalam beberapa kali pertemuan. Namun, baru pada kesempatan ini seluruh perwakilan fraksi hadir secara lengkap dan resmi menyampaikan sikap politiknya.
“Jadi, tim pengusul menyampaikan ini, ini sudah ketiga kali. Tapi dihadiri lengkap utusan perwakilan fraksi-fraksi baru hari ini,” katanya.
Langkah strategis pasca-persetujuan ini akan bergantung pada penyempurnaan naskah akademik dan keputusan pimpinan dewan, apakah akan digodok melalui Panitia Khusus (Pansus) atau dikaji secara komisioner di internal Komisi I.
Rahmat juga mengingatkan bahwa regulasi penyesuaian nama ini nantinya wajib mengantongi persetujuan akhir dari pemerintah pusat.
“Tadi kan sudah disampaikan juga komentar dari Biro Pemotda (Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jabar) tahapan seperti apa, dari Biro Hukum seperti apa, karena ujungnya ini harus menjadi persetujuan pemerintah pusat,” ucap Rahmat.
Menariknya, sorotan DPRD tidak hanya mandek pada nama provinsi. Legislatif juga mendorong penguatan identitas lokal pada penamaan kawasan perumahan, tempat wisata, gedung, hingga penomoran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) agar tidak sekadar menggunakan arah mata angin, melainkan menyerap nama khas lokal.
“Termasuk calon Daerah Otonomi Baru jangan Barat, Timur, Utara, Selatan. Kira-kira mencerminkan nama Sunda, jangan cuma Cirebon Barat, Indramayu Barat, Cirebon Timur, Sukabumi Utara, tapi ada nama khas lokal,” tutur Rahmat, seraya menambahkan payung hukumnya bisa berupa Perda atau Peraturan Gubernur.
Di sisi lain, Guru Besar Universitas Padjadjaran sekaligus tim pengkaji pengusul, Ganjar Kurnia, menegaskan bahwa perubahan nama ke Tatar Sunda memiliki nilai historis, sosiologis, kultural, dan psikologis yang mendalam untuk menyelamatkan identitas Sunda yang kian terpinggirkan oleh pendekatan administrasi.
Berdasarkan catatan sejarah, wilayah Tatar Sunda dahulu membentang luas mulai dari Banten, Jakarta, hingga Cipamali (daerah Tegal) di perbatasan Jawa Tengah.
“Dulu Jakarta itu masuk ke wilayah Sunda secara administratif. Banten juga itu adalah wilayah Sunda, dan sejarah menunjukkan bahwa Tatar Sunda itu mulai dari Banten sampai Cipamali bagian dari Jawa Tengah,” kata Ganjar.
Ganjar menepis kekhawatiran mengenai kerumitan administrasi atau potensi daerah lain memisahkan diri. Ia mencontohkan kesuksesan perubahan nama Ujung Pandang menjadi Makassar sebagai hal yang lumrah secara birokrasi.
“Ah itu kan turunannya. Urusan administrasi, kop surat, cap dan sebagainya itu mah biasa-biasa saja. Katanya tadi hampir semua fraksi mendukung. Kemudian akan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan berikutnya, termasuk pengkajian lagi,” ujarnya.
Meski mengakui perubahan nama bukan jaminan instan bagi kesejahteraan ekonomi, Ganjar menekankan pentingnya pembentukan etos kerja baru melalui identitas tersebut.
“Hipotesis yang berubah nama menjadi Sunda itu tidak serta-merta juga menjadi sejahtera. Tapi kalau berubah menjadi nama Sunda itu kan ada etos, ada semangat, ada keinginan bahwa saya orang Sunda harus lebih baik dari yang lain,” ucapnya.
Adapun Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan telah menerima, mengkaji, dan menelaah naskah akademik usulan pergantian nama ini berdasarkan landasan filosofis, sosiologis, ekonomi, hingga yuridis.
Saat ini, Pemprov Jabar tengah menunggu arahan pimpinan daerah untuk menentukan langkah birokrasi selanjutnya sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Tentu tahapan tersebut tidak langsung dari pemerintahan, tapi ada lagi dari Komisi I tentunya, persetujuan dulu seperti halnya untuk pengusulan DOB,” kata Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemerintahan Setda Provinsi Jawa Barat Faisal di lokasi yang sama.
(antara/fra)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Cross Faith Ministry]
Baca lagi: Peralatan Militer Pertama Board of Peace Tiba di Pangkalan ISF
Baca lagi: BNN Sebut Kuncup Ganja 3,37 Ton di Gresik Disiapkan Jadi Cairan Vape
Baca lagi: Ronaldo Akhiri Kutukan Tak Cetak Gol di Fase Knock Out Piala Dunia




16 Responses
Bukan sekadar ulasan permukaan, artikel ini berani menyelami akar terdalam dari fenomena tersebut http://www.kufirst.center.ku.ac.th/meettheexpert/ hanya di artikel bagus ini saja ya
Artikel yang sangat menginspirasi dan penuh dengan ilmu-ilmu mahal. Terima kasih banyak atas dedikasinya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-talks-3-by-fiku-live/ keud nya sama sama bagus
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1750 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di http://fatcow.com/blog/?p=1762 lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link http://e-vote.pepper.jp/business/329.html ini juga sangat direkomendasikan.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://atomon.ciao.jp/wp1/2016/02/03/html%E3%81%AE%E5%9F%BA%E6%9C%AC%E3%80%80%E5%85%A5%E3%82%8C%E5%AD%90%E3%83%AB%E3%83%BC%E3%83%AB/, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Artikel ini bernilai investasi tinggi bagi masa depan karena memuat strategi bertahan yang sangat relevan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/high-valueadded_vgreenku2/
Pilihan katanya tidak menggurui, sangat nyaman di hati pembaca.https://fisip.unismuh.ac.id/category/berita/page/2/?filter_by=random_posts
Solusi yang ditawarkan sangat praktis dan doable.http://www.opensource.platon.org/forum/projects/viewtopic.php?p=12361825
Memberikan panduan praktis yang benar-benar bisa bekerja dengan baik.https://scrapbox.io/meenavali2025/Meena_%E0%A4%B5%E0%A4%B2%E0%A5%80_form_bangalore
Artikel yang wajib dibaca kalau ingin paham topik ini sampai ke akarnya.https://www.ouh.nhs.uk/urology/services/pelvic/research/
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek https://adfam.org.uk/forums/users/txlile/ saya dapet banyak info juga dari sana.
Narasi analitis di sini tidak sekadar deskriptif, melainkan preskriptif—memberikan arah baru bagi studi masa depan https://jewishvirtuallibrary.org/jsource/bibliowf.html
Penulisannya rapi, terstruktur, dan tidak membosankan.https://www.coinbase.com/en-in/converter/snx/sex
Tulisan yang sangat menginspirasi, terima kasih.https://www.coinbase.com/en-ca/converter/sex/ngn
Pendapat yang sangat masuk akal, saya sangat setuju.https://www.coinbase.com/nl/converter/sex/sek